Kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis kembali menyita perhatian publik, termasuk di Sumatera Barat. Kejaksaan Agung menyita sejumlah aset barang mewah serta uang tunai milik eks Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana dan eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya. Langkah itu terkait tata kelola program MBG periode 2025-2026 yang tengah diselidiki penyidik.
Bagi masyarakat Padang dan Sumbar, program MBG menyentuh langsung kebutuhan gizi anak sekolah. Karena itu, transparansi pengelolaan anggaran nasional ini penting dipantau agar manfaatnya sampai ke daerah tanpa penyimpangan.
Nilai aset yang disita dan keterangan resmi Kejagung
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menyampaikan penyitaan dilakukan atas tersangka berinisial DH. Estimasi total aset yang disita diperkirakan mencapai Rp8.436.069.815. Keterangan itu dirilis secara tertulis pada Jumat, 4 September 2026.
Angka tersebut mencakup barang berharga dan sejumlah uang tunai dalam mata uang asing maupun rupiah. Penyidik menempatkan barang bukti tersebut dalam rangka pengamanan aset perkara dugaan korupsi tata kelola MBG.
Jam tangan Rolex dan mobil yang diamankan
Rincian barang mewah yang disebut meliputi satu kotak warna hijau berisi jam tangan Rolex model 52509 dengan serial 1J1R8052. Estimasi nilainya sekitar Rp300 juta. Selain itu, disita satu unit mobil Toyota Innova Zenix warna hitam bernomor polisi B 1652 EII.
Kedua benda itu menjadi bagian dari daftar aset yang dikaitkan dengan tersangka. Penyitaan kendaraan dan barang mewah lazim dilakukan untuk mencegah pengalihan harta benda selama proses hukum berlangsung.
Uang tunai dalam berbagai pecahan mata uang
Penyidik juga mengamankan uang tunai di dalam cash box dengan rincian beragam. Di antaranya terdapat SGD 75.000 dalam 75 lembar pecahan SGD 1.000, SGD 30.000 dalam 300 lembar pecahan SGD 100, serta USD 20.000 dalam 200 lembar pecahan USD 100.
- USD 1.600 (16 lembar pecahan USD 100)
- SGD 900 (9 lembar pecahan SGD 100) dan SGD 900 (18 lembar pecahan SGD 50)
- SGD 44.000 (44 lembar pecahan SGD 1.000)
- Rp20.000.000 (200 lembar pecahan Rp100.000)
Selain di cash box, uang tunai juga ditemukan di dalam beberapa kendaraan yang diduga milik Dadan di sebuah apartemen di kawasan Sentul, Jawa Barat. Temuan itu memperluas cakupan barang bukti yang diamankan penyidik.
Implikasi bagi pengawasan program gizi di daerah
Program Makan Bergizi Gratis dirancang sebagai kebijakan nasional yang berdampak ke sekolah-sekolah di banyak daerah, termasuk Padang. Ketika dugaan penyimpangan muncul di tingkat pusat, publik daerah berhak menuntut kejelasan agar anggaran gizi anak tidak tergerus praktik yang merugikan negara.
Penegakan hukum oleh Kejagung menjadi sinyal bahwa tata kelola MBG diawasi ketat. Proses penyitaan aset mewah dan uang tunai ini diharapkan memperkuat akuntabilitas, meski substansi perkara masih berjalan sesuai prosedur peradilan.
Masyarakat Sumbar dapat mengikuti perkembangan resmi tanpa spekulasi berlebihan. Yang utama adalah memastikan program gizi tetap berjalan tertib, sementara dugaan korupsi diproses berdasarkan bukti yang sah.
Dengan pengamanan aset bernilai miliaran rupiah, institusi penegak hukum menunjukkan langkah konkret mengamankan potensi pemulihan keuangan negara. Pemantauan lanjutan terhadap status tersangka dan barang bukti akan menentukan arah perkara ke depan.
Sumber: Sindo News.
