Kapal induk Garibaldi dipastikan TNI Angkatan Laut akan langsung dilibatkan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan begitu tiba di Indonesia. Langkah itu mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar aset laut baru itu memperkuat mitigasi bencana, termasuk respons cepat di wilayah rawan api seperti sejumlah kawasan di Sumatera.
Bagi pembaca di Padang dan Sumatera Barat, penguatan armada udara-laut ini relevan karena musim kemarau sering memicu titik panas di pulau ini. Kehadiran platform terapung yang mampu mendekatkan helikopter pemadam diharapkan memangkas waktu tempuh menuju lokasi sulit dijangkau dari darat.
Fungsi operasional setelah tiba di Tanah Air
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul menegaskan Giuseppe Garibaldi akan berperan sebagai pangkalan operasi helikopter dan drone. Kapal buatan Italia itu dirancang menampung helikopter kelas menengah yang mampu mengangkut sekitar empat hingga lima ton air per sorti.
Dengan konfigurasi tersebut, armada udara dari geladak kapal dapat lebih leluasa mendekati konsentrasi titik api tanpa bergantung penuh pada landasan di darat. Tunggul menambahkan, pengerahan baru dilakukan setelah kapal benar-benar sandar di Indonesia; rincian kru dan peralatan pendukung masih dalam tahap penyiapan.
Jadwal kedatangan dan posisi mutakhir
Menurut keterangan resmi, Garibaldi saat ini berada di Laut Arab. Jika perjalanan berjalan lancar, kapal dijadwalkan tiba pada 17 September 2026. Status sebagai hibah dari Italia menjadikannya kapal induk pertama yang akan masuk jajaran TNI AL setelah proses penyesuaian.
Pihak angkatan laut menekankan pentingnya ketepatan waktu sandar agar modifikasi dan uji kelaikan untuk misi kemanusiaan serta kebencanaan dapat segera dilanjutkan. Fokus awal diarahkan pada dukungan pemadaman, bukan operasi tempur murni.
Arahan Presiden dalam rapat terbatas
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana tersebut saat memimpin rapat terbatas perkembangan penanganan bencana melalui konferensi video dari Jakarta, Senin 7 September 2026. Ia menyebut kapal akan direfurbish agar optimal sebagai induk helikopter dan drone.
Kapasitas yang dibidik mencapai sekitar sepuluh helikopter kelas menengah, dengan kemampuan sekelas Black Hawk atau Mi-17 yang rata-rata membawa empat hingga lima ton air. Jika banyak titik api menyala bersamaan, sejumlah helikopter dapat diarahkan serentak ke lokasi prioritas.
- Pangkalan terapung untuk helikopter dan drone
- Muatan air per helikopter sekitar 4–5 ton
- Target tampung hingga 10 helikopter kelas menengah
- Kedatangan direncanakan 17 September 2026
Mitigasi sebelum musim api memuncak
Presiden menegaskan sarana penanganan bencana harus disiapkan jauh sebelum keadaan darurat. Prinsipnya, mitigasi dan kesiapsiagaan lebih diutamakan daripada menunggu kejadian membesar. Pengerahan Garibaldi ditempatkan dalam kerangka itu: memperkuat respons negara ketika karhutla terjadi di banyak titik.
Bagi daerah-daerah di Sumatera, termasuk hinterland Sumbar yang berbatasan dengan kawasan gambut dan hutan produksi, skema dukungan dari laut dapat menjadi opsi pelengkap ketika akses darat terbatas atau bandara terdekat penuh operasi. Koordinasi dengan basarnas, BNPB, dan pemerintah daerah tetap menjadi kunci di lapangan.
TNI AL belum merinci lokasi sandar pertama atau rotasi operasi di perairan barat Indonesia. Namun arah kebijakan sudah jelas: aset baru itu diarahkan membantu pemadaman cepat, memperluas jangkauan udara, dan menekan laju perluasan kebakaran lahan. Masyarakat diingatkan tetap mengutamakan pencegahan di tingkat lokal, karena teknologi hanya efektif bila dipadukan dengan disiplin membuka lahan tanpa membakar.
Sumber: Liputan6.
